• Self Portrait # MPD



    Self Portrait # MPD
    Acrylic on Canvas
    150 X 100 cm
    2012
    Konsep karya :
    Lukisan berjudul Self Portrait # MPD ini berawal dari pemikiran sederhana yang timbul dari tema “Berbeda Tetap Satu Rupa”. Lukisan ini memvisualisasikan kepribadian seseorang yang diwakilkan oleh subyek potret diri dengan keadaan badan tersayat.
    MPD (multiple personality disorder) adalah bentuk parah dari sebuah proses mental yang terbelah, yang menghasilkan kurangnya koneksi dalam pikiran seseorang, ingatan, perasaan, tindakan atau identitas. MPD biasa juga disebut kepribadian ganda. Penyebab umum MPD adalah karena trauma parah selama usia dini pada anak. Trauma tersebut biasanya sangat ekstrem seperti kekerasan fisik, perilaku lingkungan, seksual atau kekerasan emosional secara berulang. Penderita MPD seringkali bingung secara tak terduga diantara berbagai kepribadian, di mana penderita MPD tidak dapat mengontrol hal tersebut.
    Visualisasi pada lukisan ini berupa subyek dan background. Visualisasi subyek yang diwakilkan oleh potret diri memiliki konotasi antara lain: Pertama, kepala bermuka dua dengan raut muka berbeda mengonotasikan perbedaan kepribadian (baik/buruk) antara satu dengan yang lain dalam diri seseorang. Kedua, gesture tubuh meliuk telanjang dada dengan kedua tangan kebelakang mengonotasikan ketidak normalan gerak perilaku pada laki-laki seutuhnya, selain gesture juga ditunjukan dengan celana dalam berwarna merah muda dimana warna ini tidak lazim untuk seorang laki-laki. Ketiga, sayatan pada badan mengonotasikan orang yang mempunyai kelainan MPD merasa disakiti maka orang MPD itu akan memilik dendam yang besar dan tidak segan-segan melukai atau membunuh orang bahkan sampai melukai dirinya sendiri. Sedangkan pada background divisualisakan beberapa wajah dan telapak tangan yg terkesan timbul dari kain atau sejenisnya dengan warna dominan kuning muda, visual tersebut mengonotasikan adanya faktor atau penyebab timbulnya MPD atau kepribadian ganda yang menyimpang.
    Secara keseluruhan lukisan ini bisa dikonotasikan suatu kenyataan keadaan seseorang yang mungkin sulit dinalar. Sebanyak apapun kepribadian yang dimiliki sesorang MPD, dia tetap satu orang, yaitu orang yang butuh perhatian lebih dari kita.


0 komentar:

Posting Komentar