Judul :
“SUPER GUB”
Media :
Acrylic on Canvas
Ukuran : 180 X 80 cm
Tahun : 2010
Konsep Karya :
Lukisan yang berjudul “Super Gub” ini berawal dari imajinasi konyol,
mencoba menggabungkan tokoh dunia fiktif dengan tokoh dunia nyata. Dari situlah
tercipta “Super Gub”, sebuah karya
lukis yang menampilkan sosok tokoh dengan tubuh Super Man berkepala Gubernur Jateng (Bibit Waluyo). Pastinya semua
tahu siapa tu Super Man, yaitu salah
satu tokoh Super Hero bertubuh kekar
dan kuat sebagai penyelamat umat manusia dan pemberantas kejahatan.
Sedangkan sosok Gubernur Jateng juga
tidak asing lagi bagi kita masyarakat Semarang dan sekitarnya, beliau adalah
Bibit Waluyo.
Gambaran
tubuh Super Man pada lukisan ini
bertubuh kekar yang mengambarkan sosok manusia kuat, dan logo huruf “S” di
dadanya yang berarti manusia super. Tubuh
tegap dengan dua kepalan tangan di pinggang menggambarkan sosok manusia yang
berani. Sedangkan senyuman pada kepala Bibit mengandung arti wibawa dan raut
wajahnya yang terkesan tegas. Jadi secara keseluruhan lukisan ini bisa
dikonotasikan sebagai suatu kenyataan atau
juga bisa jadi suatu keinginan (harapan).
Suatu kenyataan apabila mereka yang
Pro dengan Bibit, yaitu menganggap sosok kepemimpinan Bibit itu kuat dalam arti
kuat dengan kekuasaannya memimpin Jawa Tengah, manusia super karena menjadi
pilihan rakyat untuk diberi kepercayaan memimpin masyarakat Jawa Tengah, berani
dalam arti berani menyalahkan apa yang menurutnya salah. Dan dengan senyumannya
serta raut wajah yang tegas sosok Bibit ini mempunyai ketegasan dalam
kepemimpinannya dan mempunyai wibawa bagi pendukungnya. Sedangkan makna dari suatu keinginan adalah mereka yang kontra terhadap kepemimpinan Bibit,
dengan adanya “Super Gub” mereka menginginkan
sosok pemimpin yang kuat dan super tidak beda halnya dengan Super Man, manusia super penyelamat umat
manusia dan pemberantas kejahatan. “Super
Gub” disini diharapkan bisa menjadi penyelamat, dalam arti melindungi
masyarakat kecil dari ketidak adilan. Dan bisa menjadi pemberantas kejahatan,
kejahatan disini adalah kejahatan politik, ekonomi, sosial dan kejahatan moral.
Pada dasarnya masyarakat Semarang dan sekitarnya berharap banyak kepada sosok
pempimpin yang bisa memberi pengayoman pada masyarakat.

0 komentar: